Berita Terbaru
Iklan Terbaru
Statistik
- Kunjungan hari ini:429
- Total Kunjungan:523017
12 April 2010
Porsche Carrera Kombinasi GT2 dan Turbo
Awalnya ingin menggunakan GT-2, tapi karena aura racing terlalu kental diputuskan memakai Tech Art yang lebih klasik
Porsche Carrera 911 Cabriolet, sedan sport mewah yang punya cita rasa tinggi. Tak usah dimodifikasi pun, tampilannya sudah sangat eksklusif sekalipun tahun pembuatannya 2000, seperti milik seorang pria asal Pulau Dewata (namanya enggan disebutkan) dan kini berdomisili di Surabaya, Jawa Timur.
Namun sama si pemilik, kendaraan asal Jerman ini dipoles lagi, terutama pada bagian bodi. Bisa ditebak, modifikasinya paling model bolt on. Beli yang baru untuk dirusak, sedangkan yang asli disimpan. Namun ternyata, banyak ubahan dan pernik-pernik dahsyat yang melekat di badan mobil.
Bukan itu saja. Edannya, Roy dari rumah modifikasi KJ Auto Fashion, yang mendapat kepercayaan dari pemilik, berani melakukan pemotongan pada bodi aslinya. Porsche pula. Kalau itu mobil-mobil Jepang atau Korea, mungkin oke lah.
Nah, pernik-pernik yang disebut adalah body kit Porsche GT2 dan wide body asli dari Porsche Turbo. Ubahan paling mencolok tampak pada bagian belakang yang kelewat lebar lantaran pemakaian velg 20 inci dengan lebar tapak 12 inci, sedangkan lebar tapak yang depan 9 inci.
Pemakaian velg lebar bukan mau gaya, tetapi untuk meneruskan power output yang dihasilkan mesin berkapasitas 3.600 cc.
Pemilik sengaja memesan velg HRE Monoblok memang untuk mengejar superlebar. Sebenarnya, rim dengan kode HRE-P40-997-WB ini untuk Porsche 997 model wide body; dan menurut pabriknya, velg ini dibuat untuk meminimalkan goyangan akibat per shockbreaker yang terlalu empuk dan gaya inersia yang diakibatkan rotasi.
Dari karya Roy, yang paling mencolok tampak pada bagian belakang. Desain bodi gembung diambil dari model Porsche Turbo yang memang punya buritan lebar. Untuk mendapatkan desain dan dimensi yang pas, fender belakang asli Carrera 911 dipotong secara horizontal dan hanya menyisakan bagian atas.
Fender asli Porsche Turbo juga dipotong dan hanya diambil bagian yang menggembung saja hingga ke bawah. Setelah itu, kedua-duanya disatukan dan inilah bagian tersulit karena Roy harus menyatukan keduanya dengan presisi. Melenceng sedikit, fatal akibatnya.
Tak heran kalau fender Porsche Turbo harus bolak-balik dipotong ulang. Setelah berhasil disatukan dengan las, ternyata velg dan ban masih nongol ke luar. Dimensi fender Porsche Turbo, yang sudah terpaut 10 sentimeter dari fender aslinya, masih kurang lebar. Terpaksa, fender ditarik lagi agar lebih keluar 1,5 sentimeter," jelas Roy.
Perubahan ini berdampak ke bumper belakang karena sekarang dimensi bodi belakang jadi melar akibat bumper dipotong pada bagian kanan dan kiri, lalu ditambah daging dengan fiberglass sepanjang 5 sentimeter.
Sumber : Kompas.Com
Mobil Sport Savage Rivale Roadyacht Karya Pelajar Belanda Savagerivale.nl via carbodydesign.com