Telp
Whatsapp

WX RENT CAR

0857 4924 0555, 0851 0008 6777
08510 9363 777,
WA/LINE :08123 088 0555
PIN BB :
Email: wxrentcar@gmail.com

Berita

Mencermati Lokalitas (II-Habis)

Di bidang otomotif yang berkaitan erat dengan bidang usaha Rental Sewa Mobil Avanza di Surabaya, mencermati sistem/budaya/aturan lokal merupakan satu keharusan demi melanggengkan pasar. Misalnya, banyak konsumen yang sensitif terhadap adanya mobil KW dengan bentuk meniru mobil lain yang desainnya tentu dibuat dengan susah payah karena riset memang membutuhkan biaya tinggi. Karena secara umum konsumen mobil mempunyai selera tinggi, kadar prestis mereka mungkin bisa anjlok bila membeli mobil yang mencontek mobil lain dari segi penampilan. Jangankan mobil yang mahal... sepatu, tas atau jam tangan KW saja mungkin akan membuat malu pemakainya jika diledek orang. Di sisi lain, ternyata banyak orang sini yang menghargai 'aslinya', terbukti dari banyaknya orang yang membeli suatu produk meski dibandrol tinggi.

Seperti yang telah disinggung juga pada bagian sebelumnya, mencermati lokal juga berarti mencermati kebiasaan dan aturan yang berlaku pada masyarakat dalam kesehariannya. Bila yang diterapkan di Indonesia 'A' maka jika suatu produsen memutuskan 'B' tentu harus mengakomodasi aturan 'A' juga. Sebagai contoh kasus transportasi daring yang menghebohkan Indonesia beberapa tahun terakhir. Meskipun gejalanya berangsur surut, namun hal ini masih dipandang kritis karena mungkin ada saja pihak yang tidak terima saat sebuah aturan bersama telah dikeluarkan. Hingga saat ini, ada beberapa operator layanan transportasi daring yang beroperasi di Indonesia seperti Uber (dari Amerika), Grab (dari Malaysia) serta Gojek (dari lokal Indonesia). Moda transportasi ojek motor sendiri telah lazim dijumpai pada jalan-jalan kecil yang tak terjangkau oleh angkutan umum lain, dan inilah yang mungkin membuat operator membuat layanan ojek motor secara daring. 
Keterbatasan armada dari operator tersebut tentu sangat terkait dengan kesediaan masyarakat yang mau menjadi pengemudinya, atau mereka yang tidak memenuhi syarat untuk menjadi pengemudi. Tentang syarat dan ketentuan ini sepertinya diterapkan oleh tiap perusahaan (termasuk Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya) agar layanan yang diberikan akan 'terstandar' dan tidak merugikan konsumen nantinya.

Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya juga melihat adanya varian pada BBM yang dijual untuk konsumen umum. Mulai dari Premium hingga Pertamax yang berbeda RON (=research octane number atau juga disebut sebagai oktan). Hanya, pemerintah agaknya juga mengarahkan penggunaan Pertalite ketimbang Premium dari pantauan Sewa Rental Mobil Per-12 Jam di Surabaya beberapa waktu terakhir ini; yang ditandai oleh semakin jarangnya SPBU yang memajang dispenser Premium. 
Sementara itu, mobil eropa rata-rata sudah menggunakan standar emisi tinggi, jadi jika standar emisi kendaraan di Indonesia rendah (yang terkait juga dengan standar BBM) maka kinerja mobil dari pabrikan eropa kurang bisa maksimal dari segi performa. Di sisi lain, akan selalu ada miliuner yang tertarik membeli mobil produksi pabrikan eropa untuk mendongkrak gengsinya: https://otomotif.antaranews.com/berita/479797/produsen-mobil-eropa-ingin-standar-emisi-indonesia-dinaikkan

Begitu juga dengan kabar pabrikan Mercy yang membuka pabrik perakitan di Bogor untuk menekan harga: http://dapurpacu.com/328964/tekan-harga-truk-baru-mercy-bakal-dirakit-lokal-di-bogor/. Di Indonesia sendiri mobil, truk serta bus berbahan-bakar solar mungkin banyak laku di pasaran dan turut menyokong jalur distribusi barang serta transportasi manusia (bahkan juga kereta api). Namun yang perlu dicermati mungkin adalah sensitivitas konsumen terhadap harga, meskipun terkadang pembeli juga mempunyai loyalitas terhadap suatu merek bukan hanya dari sisi harga. Mungkin juga, pabrikan eropa tersebut mempertimbangkan 'biaya lain-lain' yang juga akan ditanggung konsumen nantinya; jadi ada selisih harga sekitar Rp. 50juta agaknya masih terhitung lumayan bila digunakan untuk keperluan lainnya.

Rental Sewa Mobil Perhari di Surabaya sendiri tidak mempunyai unit armada rilisan Mercedes Benz karena lebih memilih untuk mengakomodasi kemampuan banyak orang ketimbang segelintir orang yang benar-benar mampu. Sewa Rental Mobil Innova di Surabaya tidak asal menyimpulkan demikian, namun berdasar evaluasi dari kebutuhan mayoritas konsumen selama ini yang telah menggunakan jasa Rental Sewa Honda Mobilio di Surabaya. Terkadang, harga yang telah dipatok murah saja masih saja ada yang menawar supaya bisa lebih murah lagi :D

Sebuah pabrikan otomotif juga diketahui mengembangkan sistem pendeteksian terhadap kanguru: http://otomotif.antaranews.com/berita/527155/volvo-kembangkan-sistem-deteksi-kanguru-di-australia. Sebagaimana diketahui dari artikel tersebut, karakter kanguru sering melakukan gerakan tiba-tiba dan cepat sehingga bukan tidak mungkin sering terjadi kecelakaan disebabkan oleh kemunculan hewan ini di pandangan saat mengemudi di Australia. Meskipun tak sama persis, kita mungkin pernah mengalami kejadian adanya hewan (kucing, ayam, tikus dan lain sebagainya) saat berkendara dengan mobil atau motor. Seperti yang nampak pada tautan berikut: https://www.facebook.com/sstv.my/videos/2105325553045588/
Bahkan tak jarang yang gemar melintas jalan secara tiba-tiba ini adalah anak-anak. 
Namun Sewa Rental Mobil di Surabaya Barat belum mengetahui apakah sistem yang terintegrasi dengan sistem rem tersebut (entah bila kecepatan pengemudi termasuk tinggi) mampu beradaptasi dengan kasus yang terakhir. Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya pun tak menemukan bagaimana kelanjutan berita tentang Volvo tadi dari berbagai media, entah berhasil atau tidaknya dan sistemnya sendiri direncanakan akan tersedia mulai tahun 2020.

Terkait dengan bidang rental mobil, seorang sopir akan menguasai medan jika sering ke suatu tempat (minimal lebih dari sekali-dua kali), karena itu Sewa Rental Mobil Murah di Surabaya terkadang membutuhkan sopir berpengalaman seperti demikian untuk menggantikan mereka yang keluar karena berbagai hal. Di samping itu, sopir yang beberapa kali ke suatu tempat tertentu mungkin akan dikenali oleh masyarakat lokal/setempat atau sesama sopir. Hal ini akan mengeliminir kecurigaan dari mereka yang saat itu ada di sekitar tempat tujuan tadi, karena banyak orang biasanya akan selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap 'orang baru'.
 
 
 
***
Keterangan gambar: Ada banyak 'orang lokal' yang membutuhkan produk yang kita jual atau sebaliknya, kita membutuhkan mereka. Dan memahami mereka adalah satu kunci untuk masuk ke dalam keseharian mereka lebih baik. Sumber: Unsplash/Annie Spratt