Telp
Whatsapp

WX RENT CAR

0857 4924 0555, 0851 0008 6777
08510 9363 777,
WA/LINE :08123 088 0555
PIN BB :
Email: wxrentcar@gmail.com

Berita

Apakah Anda Pernah Menggunakan Bensin Eceran?

Selama ini Sewa Rental Mobil Innova Reborn di Surabaya kerap menemui adanya penjual BBM eceran di pinggir jalan. Dan dari keterangan beberapa orang yang bertempat tinggal di luar jawa, hal semacam ini pun umum serta wajar disebabkan persebaran SPBU sebagai penjual BBM resmi yang belum merata. Bahkan di luar jawa, kabarnya pembelian BBM eceran untuk beberapa kendaraan di luar mobil dan sepeda motor adalah lumrah terjadi; sebagai contohnya adalah kasus berikut: https://bit.ly/2E7eDyL. Bila demikian halnya, mungkin Rental Sewa Mobil Livina di Surabaya harus bersyukur lebih dalam akan infrastruktur maju di Pulau Jawa, terutama bila melihat kondisi Jawa Timur saat ini dimana Sewa Rental Honda Mobilio di Surabaya beroperasi.

Jangankan di luar jawa, di jawa pun masih banyak daerah dimana SPBU sangat jarang ditemukan, artinya pengendara pun harus rela menempuh jarak sekian kilometer (hingga puluhan kilometer) untuk menemui SPBU terdekat dimana konon sebuah pengusaha SPBU pun mempertimbangkan strategisnya letak dan konsumsi masyarakatnya. Tetapi dari berbagai sumber kita juga mengetahui bahwa usaha SPBU ada yang dioperasikan oleh swasta selain ada yang merupakan milik Pertamina sebagai BUMN. Mungkin di luar jawa ada banyak titik dimana butuh ratusan kilometer dari SPBU terdekatnya.

Tapi saat ini selain 'BBM rakyat' yang mempunyai wadah botolan 1 literan (biasanya botol bekas produk anggur kolesom), juga ada BBM eceran dengan peralatan yang lebih canggih macam Pertamini. Dari yang Rental Sewa Mobil Murah di Surabaya ketahui dari berbagai sumber media, Pertamini ini tadinya sempat dilarang karena dikhawatirkan dapat mengacaukan pemikiran masyarakat jika Pertamini adalah bagian dari Pertamina. Kemudian diperbolehkan disebabkan pemikiran bahwa salah satu penjual BBM eceran ini memperluas distribusi BBM ke tempat-tempat yang sulit terjangkau truk BBM milik Pertamina. Mungkin juga adanya edukasi dan pemahaman kepada masyarakat bahwa Pertamini bukan bagian dari Pertamina. Sewa Rental Mobil Perhari di Surabaya melihat ada banyak kios Pertamini di jalan-jalan kecil (bahkan di Surabaya) dimana SPBU terdekat masih bisa ditempuh dalam waktu 10-30 menit.
Dari segi regulasi dan aturan, ternyata ada pembahasan mengenai Pertamini ini di kanal hukumonline: https://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt5452de72175db/bolehkah-menjual-bensin-eceran-di-pinggir-jalan. Yang pada intinya adalah izin usaha dan keterkaitannya dengan regulasi.

Padahal Rental Sewa Mobil di Surabaya Barat juga pernah menemukan tautan yang menyebutkan akan adanya penindakan terhadap penjual BBM eceran. Memang bukan di Jawa tapi di Kalimantan Timur: http://www.jpnn.com/news/disperindag-larang-warga-jual-bensin-eceran-nekat-didenda-rp-6-miliar. Senada dengan keterangan pada artikel berita tersebut, Sewa Rental Mobil Per-12 jam di Surabaya pun pernah mendapatkan kabar adanya kebakaran akibat kecerobohan yang dilakukan penjual BBM eceran karena ketiadaan standar: https://www.kompasiana.com/riri.s/553013126ea834941d8b45af/ternyata-bahaya-menjual-bensin-eceran-di-pemukiman-warga-. Selain artikel tersebut pun telah beberapa kali kasus serupa dari media lain. Sebagai contohnya adalah ini: http://sampit.prokal.co/read/news/11864-ruko-membara-uang-tunai-rp-21-juta-terbakar.html. Kerugian pun hingga mencapai 400 juta, padahal sumbernya mungkin hanya beberapa puluh atau beberapa ratus ribu (tergantung berapa kapasitas jeriken besar).

Selain itu, di sisi lain Pertamina ternyata juga mempunyai pemikiran untuk mengadakan SPBU mini di banyak tempat demi 'menyaingi' penjual BBM eceran: https://www.liputan6.com/bisnis/read/3037869/saingi-penjual-bbm-eceran-pertamina-akan-bangun-spbu-mini. Berdasar artikel tersebut, selain resmi juga tersistem dan aman ketimbang Pertamini. Di beberapa tempat seperti perkampungan nelayan di kawasan pesisir utara Pulau jawa, Rental Sewa Mobil Innova di Surabaya juga mendapati adanya SPBU mini serupa ini: https://kumparan.com/@kumparanbisnis/nelayan-di-buton-utara-kini-punya-spbu-khusus. Entah bagaimana kebutuhan BBM dari nelayan tadi sebelum pengadaan pom bensin khusus tadi, apakah mereka juga antre di SPBU umum seperti pengguna kendaraan lainnya.

Lantas, apakah Sewa Rental Pickup Grand Max di Surabaya pernah menggunakan BBM dari para penjual eceran tersebut? Yang jelas untuk operasional mobil tidak pernah. Karena secara perhitungan akan rugi banyak disebabkan perbedaan harga yang cukup mencolok. Bahkan perhitungannya akan jauh lebih besar di saat-saat khusus yakni saat 'bulan mudik' sekitar Hari Raya Lebaran (Natal hingga Tahun baru juga ada beberapa orang yang biasa mudik, namun tidak terlampau signifikan): http://ramadan.metrotvnews.com/info-mudik-ramadan/GKdXlqEK-premium-eceran-dijual-di-brebes-rp40-ribu-per-liter. Jika secara harga biasa ada di bawah 8000,- maka harga 40ribu seperti yang disebutkan artikel berita tadi cukup mencengangkan karena harganya (lebih 5x lipat) lebih mahal dibandingkan harga SPBU. Bila perliternya 40ribu, harga 5 liter pun sudah mencapai 200ribuan. Padahal secara umum tangki mobil ada di kisaran puluhan liter: https://www.msn.com/id-id/otomotif/berita/biar-tak-tertipu-spbu-nakal-ini-kapasitas-tangki-11-mobil-terlaris/ar-BBKHCdH.

Mungkin hal ini familiar bagi mereka yang beberapa kali menggunakan jasa Rental Sewa Mobil Innova Reborn di Surabaya: meskipun secara perhitungan BBM ditanggung oleh penyewa, namun ada saat-saat khusus dimana Sewa Rental Mobil Avanza di Surabaya juga melakukan pembelian BBM itu sendiri. Khususnya saat selesai mengantar tamu, dan setelahnya tamu tersebut hanya memberi uang pembelian BBM karena sesuai kesepakatan awal adalah 'datang penuh (full tank) dan kembali penuh'.
Disamping itu Rental Sewa Mobil Baru di Surabaya sering melakukan pengisian untuk menghindari kehabisan BBM ini sebelum 'belusukan' ke tempat tujuan tertentu. Perkiraan untuk ini pastilah akan selalu ada, jika tidak mungkin sopir tersebut belum pernah menjajagi daerah tadi atau ada perubahan atas SPBU tersebut (seperti beberapa SPBU di Surabaya yang kemudian dirobohkan kemudian diganti dengan taman). Apalagi, secara umum ada indikator penunjuk dashboard sebagai panduan kapan harus diisi untuk menempuh sekian kilometer berikutnya.

Membawa cadangan di mobil pun sudah pasti akan berbahaya disebabkan banyak hal: http://www.tribunnews.com/otomotif/2016/07/05/membawa-bahan-bakar-cadangan-di-mobil-bolehkah. Karena sifat BBM sendiri mudah terbakar ketika tersulut api serta percikan, terutama bensin. Sedangkan BBM solar sendiri dimana lebih sulit terbakar (butuh suhu minimal yang tinggi untuk dapat terbakar) meskipun lebih aman mungkin supaya dihindari untuk dilakukan disebabkan akan susah diprediksi apa yang bisa terjadi selanjutnya disebabkan masih berpotensi terbakar dalam keadaan tertentu. Apalagi, jangan sampai menggunakan jasa Sewa Rental Mobil Surabaya untuk memuat BBM karena sudah pasti akan dilarang. Sedikit informasi jika di masa lalu, ada armada yang dipesan (disewa) dan dipergunakan untuk memuat lemari. Sudah pasti jika tau sedari awal pun akan ditolak.
 
 
 
 
***
Keterangan gambar: Sebuah kios bensin eceran di Timor-timur. Sumber gambar: commons.wikimedia.org/Tony Forster.